Home / Sport & Ragam / Des Riyadi Bersama Rekan RSUD Dabo Singkep Ajak Masyarat Lingga Berolah Raga

Des Riyadi Bersama Rekan RSUD Dabo Singkep Ajak Masyarat Lingga Berolah Raga

Salah satu manfaat berolah raga yaitu, menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Cara nya Berilahraga yang cukup mudah, murah, dan serta tidak membutuhkan banyak perlengkapan untuk dilakukan adalah lari.

Lari menjadi salah satu jenis olahraga yang cukup banyak dilakukan. Selain mudah dilakukan dan murah meriah, rutin berolahraga lari nyatanya bisa memberi banyak manfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Olahraga ini juga bersifat fleksibel, yaitu bisa dilakukan kapan saja, misalnya pada pagi hari, sore.
Yang paling banyak digemari dimasa pandemi ini salah satunya adalah lari. Seperti yang
dilakukan oleh Dabo Runner Squad pada hari Rabu, 20 oktober 2021 di Dabo singkep.

Kegiatan ini dikomandoi oleh Des Riyadi Anas dan Raymon Pratama bersama rekan-rekan
RSUD Dabo Singkep. Memulai rute dari Taman Kota Dabo-Bandara-Sergang-Tanjung
Harapan-Sekop Laut-Implacement dan berakhir di lokasi start awal Taman Kota Dabo.

“Kegiatan ini rencananya akan rutin diadakan minimal seminggu sekali dan saya berharap
anggotanya akan semakin bertambah,” Ujar Des Riyadi Anas yang merupakan Dokter
Spesialis Penyakit Dalam di RSUD Dabo Singkep.

Kegiatan lari bersama secara virtual sejauh 8 KM yang dimulai pada pukul 06.00 WIB yang
di selenggarakan oleh Dabo Runner Squad merupakan yang perdana dilakukan di Lingga
khususnya di Dabo Singkep.

“Running virtual merupakan ajang lari secara virtual dengan mengedepankan keamanan para anggota dan menyelesaikan misi Kilometer jarak tempuh yang telah ditentukan menggunakan aplikasi Gerak dan Strava” tambah Des Riyadi Anas.

Misi dari kegiatan ini adalah meningkatkan imunitas dimasa pandemi, tutup Raymon Pratama yang juga merupakan Dokter Umum di RSUD Dabo Singkep .

Ada banyak bentuk rutinitas olahraga lari yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan atau kapasitas tubuh, seperti lari sprint, lari maraton, atau lari santai (jogging). Namun, di situasi pandemi, pastikan aktivitas maupun lingkungan Anda berolahraga merupakan aktivitas dan lingkungan yang aman.

“Jangan lupa juga untuk memperhatikan protokol kesehatan selama berolahraga. Ada 10 cara yang mudah,” kata ddes Riyadi anas.

Berikut ini beberapa manfaat lari pagi yang bisa Anda dapatkan:

1. Menurunkan berat badan.
– Berlari dapat membantu menurunkan dan menjaga berat badan ideal dengan cara membakar lemak lebih cepat. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda cukup berlari dalam intensitas rendah.

2. Meningkatkan kesehatan jantung.
– Saat berlari, jantung dan pembuluh darah akan memompa oksigen bersama darah ke seluruh bagian tubuh yang secara tidak langsung akan membuat sirkulasi darah menjadi lancar. Sirkulasi darah yang lancar bisa membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) yang menyehatkan jantung. Pembuluh arteri dan jantung juga menjadi lebih kuat sehingga menurunkan risiko terkena henti jantung.

3. Memperkuat otot dan tulang.
– Saat Anda berlari otot dan tulang memiliki peran yang sangat penting. Otot kaki yang terus dipacu selama berlari membuatnya semakin fleksibel. Begitu Pula dengan tulang. Tulang yang mendapat tekanan selama berlari akan merangsang pertumbuhan sel-sel tulang baru yang bisa menurunkan risiko pengeroposan tulang atau osteoporosis pada usia lanjut.

4. Menurunkan risiko kanker.
– Sebuah penelitian dalam British Journal of Sports Medicine menunjukkan orang yang berlari setidaknya seminggu sekali memiliki risiko lebih rendah 23% dari kematian akibat kanker dan 27% dari semua penyebab kematian daripada orang yang tidak berlari sama sekali.

5. Membantu mencegah penyakit kronis.
– Lari dan olahraga secara umum juga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Untuk itu pastinya akan membuat kesehatan pada tubuh Anda meningkat juga.

6. Mempertajam fungsi otak.
– Seiring bertambahnya usia fungsi kognitif otak juga akan mengalami penurunan. Untuk menghindari hal itu olahraga berlari bisa menjadi solusinya. Lansia yang rutin berlari dilaporkan memiliki ketajaman ingatan yang lebih baik dan rentang fokus yang lebih lama.

7. Membuat hati selalu senang.
– Mungkin Anda bertanya-tanya apa hubungannya berlari dengan suasana hati? Akan tetapi ternyata berlari dapat merangsang tubuh meningkatkan produksi endocannabinoid dalam jumlah besar. Endocannabinoid adalah hormon yang bertugas membuat Anda merasa senang.

8. Mengatasi susah tidur.
– Mungkin beberapa orang memiliki gangguan sulit tidur, lari pagi bisa menjadi cara alami untuk mengatasi masalah ini. Lari pagi akan melepaskan hormon endorphin yang buat seseorang bisa lebih tenang dan senang. Inilah yang akan bantu kamu untuk mengatasi gangguan emosional tersebut. Lebih lagi, energi yang dikeluarkan seharian dan ditambah dengan lari akan buat tubuh kamu meminta tubuh untuk istirahat di malam harinya.

9. Kulit menjadi awet muda.
– Lari pagi membuat sirkulasi darah ke seluruh tubuh menjadi lancar. Ini juga berpengaruh pada kesehatan kulit Anda. Darah ini akan membawa oksigen ke bagian-bagian tersebut dan pastinya akan mencegah penuaan dini. Bukan hanya itu, kamu yang rutin lari pagi juga akan mengatasi masalah jerawat karena keringat yang mengucur di wajah bisa bantu mengeluarkan racun.

10. Menurunkan tekanan darah.
– Tidak hanya pada pagi hari, berolahraga kapan saja nyatanya bisa membantu menurunkan tekanan darah dan membuatnya menjadi lebih seimbang. Maka dari itu, rutin berolahraga sangat dianjurkan bagi orang yang memiliki riwayat penyakit tekanan darah tinggi alias hipertensi.

Tak lupa, apabila Anda ingin melakukan lari pagi, pastinya Anda wajib memperhatikan protokol kesehatan, karena biasanya lari pagi dilakukan di luar rumah. Selain menerapkan 5M, ada baiknya Anda mempelajari tips lari pagi di tengah pandemi berikut ini:

– Selama pandemi tentunya berolahraga lari pagi juga harus mengikuti protokol kesehatan seperti menggunakan masker. Seorang ahli kebugaran asal Amerika Serikat menyarankan untuk memilih jenis masker yang nyaman dipakai saat lari. Anda bisa menggunakan masker yang terbuat dari bahan katun, polyester, atau spandeks karena tidak terlalu tebal. Jadi, sirkulasi udaranya lebih baik. Hindari menggunakan masker medis seperti N95 lantaran pasokan oksigennya lebih sedikit dibanding saat pakai masker kain.

– Bangun sebelum jam 6 pagi, karena waktu terbaik untuk lari pagi adalah pukul 06.00 sampai 07.00 di mana sinar matahari baru saja terbit yang sinarnya sangat baik untuk kesehatan, juga embun pagi belum kering, dan jalanan masih relatif sepi sehingga belum banyak debu yang berterbangan serta pastinya menghindari kerumunan.

– Penggunaan masker ketika lari pastinya akan membuat Anda merasakan sesak atau kesulitan bernapas. Untuk itu jangan lupa sesekali melepas masker. Carilah tempat yang sepi atau menjaga jarak setidaknya dua meter dari orang lain.

– Minum 1 atau 2 gelas air putih, sebagai modal agar kita tidak kekurangan cairan selama berlari.

– Kenakan alas kaki yang nyaman dan melindungi, paling baik adalah sepatu.

– Agar penggunaan masker selama lari pagi tidak mengganggu. Anda bisa mengurangi intensitas lari menjadi rendah dan sedang saja. Seperti, slow jogging atau easy run.

– Selalu terapkan pola hidup sehat apalagi selama pandemi seperti ini. Jangan lupa sarapan, makan buah dan sayur, serta mengkonsumsi vitamin tambahan.

Berdasarkan pada poin diatas, disarankan untuk minum 1 atau 2 gelas air putih, sebagai modal agar kita tidak kekurangan cairan selama berlari. Karena, saat kita berolahraga dapat menyebabkan cairan tubuh akan lebih banyak berkurang, mengingat ketika berolahraga, tubuh cenderung mengeluarkan keringat lebih banyak.

“Selain keluarnya keringat, olahraga juga dapat menyebabkan Anda lebih banyak mengeluarkan cairan melalui nafas yang lebih banyak,” ungkap Des Riyadi anas.*

Laporan by: Ijal

Comments

comments

Check Also

Tolak Pergubri, AP Serahkan Surat Aksi Demonstran di Polresta Pekanbaru

    PEKANBARU – Terkait diterbitkannya Pergubri Nomor 19 Tahun 2021 yang dinilai tidak mendasar, …

-->