Home / Hot News / Pencegahan COVID-19 Model-Keju Swiss

Pencegahan COVID-19 Model-Keju Swiss

Sejak angka kematian meningkat tajam, banyak orang mulai melirik upaya pencegahan Covid-19. Model Keju Swiss dipakai oleh New Zealand yang berhasil menekan laju penularan sampai nol Semula model ini dipakai oleh dunia penerbangan. Misalnya jika lapis pertama hidraulik Hercules gagal keluarkan roda, maka lapis kedua memutar ulir roda dari dalam pesawat Upaya kelompok saya dahulukan, ketimbang usaha perorangan, ini paling efektif. Musuh kita adalah virus SARS COV 2, bukan manusia.

Sterilisasi kamar bedah dengan UV C sudah lama dikenal oleh Rumah Sakit, upaya ini dapat diperluas ke ruang kerja, perumahan, restoran, kantor dan ruangan lainnya di rumah sakit Di ruangan AC central UV C bisa dipasang di AHU, bisa ditambah filter HEPA untuk AC split bisa di pasang di depan filter dalam casing Filternya ganti HEPA, kedua alat ini dipasang UV C 254 nm. Karena keduanya tertutup tak kena orang kerja.

Buat OTG yang Isoman bisa dipasang UV C portable. Untuk ini pakai UV C 222 nm. Aman untuk mata dan kulit.

Virus yang di lantai, meja, kursi, gagang pintu dll bisa dibasmi dengan antiseptik. Yang logam dengan alkohol. Yang plastik dengan khlorin.

Jaga jarak bukan satu atau dua meter. Orang bersin virus bisa lompat sampai 8 meter. Di dalam bis virus bisa merambat sampai 4 meter Intinya jangan berkerumun. Masker paling banter lindungi 95%. Rata2 hanya 40% saja Jika rapat pasang UVC 222 di atas meja. Di udara virus bertahan sampai 3 jam. Biarkan lampu menyala sampai 3 jam sesudah tamu pulang.

Taxi, bis, kereta api, pesawat terbang, kapal laut dan semua alat transportasi dipasang dua mode ini UVC dan disinfektans. Masalah sosial tak banyak karena ini adalah Engineering Control. Tak perlu Satpolpp, polisi atau tentara.

Kegagalan Enginering Control bisa terjadi. Virus yang tidak terbunuh harus dihadang oleh upaya perorangan. Itu lapisan berikut dari keju Swiss.

 Upaya perorangan

Penggunaan masker sangat tidak efektif Selain karena sifat maskernya sendiri orang yang pakai juga banyak bermasalah Ini memerlukan banyak effort. Mulai dari bujukan sampai pidana. Standarisasi produsen masker juga tidak mudah Di lapangan ada beraneka jenis masker Kualitasnya juga sangat beragam. Keju lapisan masker ini banyak sekali bolongnya.

Lapisan keju berikutnya adalah vaksin. Ada 19 jenis vaksin yang kualitasnya mulai dari 50% sampai 95% . Banyak yang lapor sudah vaksin dua kali masih kena juga Konon tidak akan parah. Tapi ada juga yang meninggal. Kilahnya ada co morbid. Nasih perlu lapisan keju berikut nya..? 

Salam Sehat, Tetap Menjaga Protokol Kesehatan

Comments

comments

Check Also

Andika Perkasa Punya 3 Kriteria Pilihan Presiden The Next Panglima TNI

JAKARTA – Jenderal TNI AD, Andika Perkasa, dinilai lebih cocok menjadi Panglima TNI menggantikan Marsekal …

-->