Home / Sosial & Lingkungan / Hery: Angkat Khazanah Seni Budaya, Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan
Hery ketika dipercayakan oleh panitia sebagai pelepasan layang pertama. (Poto: Istimewa)

Hery: Angkat Khazanah Seni Budaya, Tumbuhkan Lapangan Pekerjaan

MERANTI – Sebagai wujud menyemarakkan momen peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) ke-75 tahun 2020, Bakal Calon Bupati Kepulauan Meranti, Hery Saputra SH, kembangkan permainan tradisional dalam festival layang-layang (Wau), guna membangun kearifan lokal dan menggali potensi daerah, Sabtu (22/8/2020).

Dikatakan Hery Saputra, bahwa upaya mengangkat khazanah seni budaya merupakan kegiatan positif dan perlu terus ditumbuh kembangkan, karena pemanfaatan dan pelestarian keanekaragaman budaya yang ada dapat menciptakan karya yang akan menumbuhkan  suatu lapangan pekerjaan dan bermuara kepada penghasilan.

“Selain mengangkat khazanah seni budaya, kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat cipta karya masyarakat, hingga dapat menumbuhkan daya cipta untuk bersaing dalam menampilkan hasil kreasi terbaik yang mereka miliki”.  Ujar pria yang akrab disapa Hery Gading itu.

Dia melanjutkan, segala bentuk potensi daerah yang dikelola dengan baik sesuai kearifan lokal yang dimiliki wilayah tersebut, akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti dengan diadakannya Festival layang-layang di Pantai Dian Impian jalan Nelayan Dusun Demba Desa Anak Setatah Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti ini, secara tidak langsung sudah dapat membuka peluang bagi warga setempat untuk berusaha, meskipun secara kecil-kecilan”. Tambahnya.

Sembari itu, dengan sikap khasnya yang selalu akrab kepada setiap kalangan Hery mengungkapkan, festival permainan layang-layang (Wau) ini selain sebagai ajang silaturahmi, juga menjadi fenomenal nostalgia kepada masyarakat tentang masa kecilnya.

“Semoga dengan adanya festival lomba layang-layang (Wau) ini bisa membangkitkan gairah masyarakat untuk menjaga khazanah budaya, karena layang-layang merupakan permainan zaman dahulu namun masih tetap dipertahankan, selain itu festival layang-layang ini juga menjadi nostalgia ketika waktu kecil saya dan kawan-kawan, untuk itu permainan tradisional ini harus dilestarikan dan tentunya bermain diareal yang aman”. Pungkasnya. **(Rls/Gp)

Comments

comments

Check Also

Harumkan Nama Guru, Nurani S.Pd Dapat Apresiasi Dari PGRI Lingga

LINGGA – Harumkan nama guru, karena berhasil meraih prestasi terbaik, yaitu menjadi juara Pertama (I) …

-->