Home / Go Fokus / Coretan Anak Negri: Bengkalis Ku Sayang, Bengkalis Ku Malang

Coretan Anak Negri: Bengkalis Ku Sayang, Bengkalis Ku Malang

BENGKALIS – Dari membaca tulisan sahabat pagi ini, awak media tergerak hati untuk menulis terkait Pemilihan umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Bengkalis.

Pemilukada Kabupaten Bengkalis yang akan berlangsung tidak lama lagi, sudah banyak bermunculan baleho para calon Kepala Daerah (Bupati dan Wakil) di persimpangan jalan se Kabupaten Bengkalis.

Dari sekian banyak baleho bakal calon yang bermunculan dan menunjukan jati diri serta visi dan misi untuk memimpin Kabupaten Bengkalis kedepan tak satu pun yang sudah berani menentukan partai pendukungnya.

Dari pantauan dan informasi yang di dapat awak media dari berbagai kalangan ada beberapa nama kader dari partai yang di dukung oleh partai yang sekarang di tumpanginya.

Masyarakat peduli Kabupaten Bengkalis sekaligus pemerhati politik di Kabupaten Dodik Prastio dalam tulisannya :

Bengkalis Ku Sayang, Bengkalis Ku Malang…

Bengkalis yang ku kenal sejak ku kecil adalah negeri yang aman, tenang dan makmur. Negeri yang ramah akan masyarakatnya dan sangat menjunjung tinggi adat istiadat serta saling gotong royong masih tercermin selama ini dalam kehidupan.

Negeri yang kaya akan hasil bumi dan kaya akan hasil laut serta memiliki minyak bumi dan lainnya membuat negeri Bengkalis memiliki APBD yang sangat disegani oleh Kabupaten lainnya di Indonesia.

Untuk Bengkalis menjadi Negeri yang Makmur, Aman dan Sentosa kita sangat membutuhkan Pemimpin Bengkalis yang harus memiliki hati nurani yang bersih dan mulia.

Bercermin dari dua periode kepemimpinan Bengkalis (Bupati) belakangan ini yang mana keduanya berakhir sebagai tersangka dan atau sebagai terpidana, ini sangat memalukan masyarakat Bengkalis dan mencoreng budaya Melayu serta Marwah Melayu Bengkalis.

Lembaga Adat Melayu yang seharusnya kita jadikan panutan kini hanya sebagai Lambang Negeri dan atau untuk hanya melengkapi kelengkapan daerah yang hanya akan menjadikan daerah ini punya Lembaga Adat Melayu bukan untuk panutan Masyarakat Melayu Bengkalis.

Lembaga Adat Melayu yang seharusnya bisa membuat Negeri ini lebih bermarwah kini hanya bisa mengikuti apa yang di ingini pemimpin yang sudah disangkakan oleh lembaga yang ahli akan Hukum.

“Wahai masyarakat Bengkalis… Bangkitlah dari tidur siang mu. Bangun dan benahilah negeri ini. Tunjukkan dan pilihlah Pemimpim yang bisa memimpin Negeri ini dengan hati nurani untuk kemakmuran dan kemaslahatan masyarakat.

Tunjukan dan pilihlah Pemimpin yang Bijaksana yang bisa melihat mana yang Benar mana yang Salah, mana yang Hak mana yang Bhatil.”

Dodik Prasetio juga mengharapkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis yang punya hak pilihnya untuk bisa memilih pemimpin (Bupati dan Wakil) Bengkalis yang mempunyai integritas yang tinggi, jujur dalam bertindak serta mementingkan kelentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongannya serta Arif dan bijaksana.

“Untuk kedepan diminta masyarakat jangan salah memilih Bupati lagi, sudah dua periode ini kita salah memilih pemimpin,” tutupnya.**(ep)

Comments

comments

Check Also

Abrasi Sungai Rohil, DPRD Akan Perioritaskan Pembangunan Turap

ROHIL – Dalam upaya mengatasi abrasi disungai Rokan yang terus merebak, Pimpinan DPRD Rohil, Hamzah, …

-->