Home / Hot News / Ali: Akses Nadi Jalan 5 Desa Terkesan di Abaikan
Aliansi Pemuda Desa Kubangan saat melakukan audiensi sampai ke Kementerian PUPR Pusat - (Foto by: Istimewa)

Ali: Akses Nadi Jalan 5 Desa Terkesan di Abaikan

PELALAWAN – Ketua Aliansi Pemuda Desa Kubangan, Muhammad Ali menyayangkan persoalan jalan poros Lima Desa yakni Sokoi, Sungai Emas, Labuhan Bilik, Gambut mutiara, Segamai, yang ada di Pelalawan.

Dimana, sampai hari ini jalan poros tersebut berada pada Lintas Bono tidak kunjung mendapatkan perhatian serius. Padahal Aliansi Pemuda Desa Kubangan telah melakukan audiensi sampai ke kementerian PUPR pusat.

“Kami sudah sampai ke PUPR Pusat pada tanggal 16 Desember 2019, hasilnya Alhamdulillah cukup memuaskan karena ada solusi yang kami bawa dari PUPR Pusat,” kata Muhammad Ali, kepada awak media Jum’at (10/1).

Namun lanjutnya, pada tanggal 27 desember 2019 disaat Aliasi pemuda koordinasikan hasil yang di dapatkan dari Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan mengusulkan baiknya kegiatan itu dari Pemkab. Karena sekalanya hanya 5 Desa dalam kabupaten pelalawan.

Maka dari itu, kami tidak ingin melangkahi Dinas PUPR Kabupaten, dengan harapan Dinas PUPR memfasilitasi kami untuk membahas persoalan ini bersama Bupati.

Namun yang kami harapkan tidaklah tercapai, malah Dinas PUPR menawarkan program yang kami fikir terlalu jauh untuk di capai,” papar Ali, mengungkap kekecewaannya terhadap Dinas pupr kabupaten pelalawan.

Kekecewaan senada pula di ungkap oleh tokoh Pemuda Desa labuhan bilik yang juga ikut ke PUPR Pusat yakni Zainal Abidin menjelaskan, jalan poros itu sangat penting di bangun, karna di Sokoi telah di buat pelabuhan domestik bukan hanya lintas kabupaten namun antar negara yakni malaysia dan Singapore.

“Tentu ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan khususnya,” katanya.

Sangat di sayangkan, setelah Aliansi Pemuda Desa Kubangan menyurati Bupati Pelalawan, pada 7 Januari 2020 tidak berhasil bertemu di karenakan salah satu protokoler mengatakan jangan menentukan waktu untuk melakukan audiensi karna harus menyesuaikan jadwal Pimpinan.

“Ya, kita sudah masukin surat yang kedua pada tanggal 8 Januari 2020 yang kami tidak tentukan waktunya, namun saya hanya memeberikan tempo satu minggu dari tanggal masuk surat, jika tidak di hubungi, nampaknya kita harus masukin surat ke Polres Pelalawan,” kata Ali dengan tegas.

“Masalahnya, Januari ini usulan harus masuk ke pusat, dan satu lagi, tolong kerja samanya karna setiap kali hujan anak-anak sekolah serta masyarakat di Lima Desa yang kami maksud merasakan kesulitan yang skalanya di bawah satu tingkat dari bencana banjir DKI,” tandas Ali sambil tersenyum.**

 

Laporan by: Gp3
Editor by: Mmd

Comments

comments

Check Also

DPRD Kabupaten Lingga

Berfikir, bekerja dan Berbuat untuk Rakyat Comments comments

-->