Home / Hukrim & Peristiwa / Waspada..!! Jambret Ganas Oprasi Musim THR
Korban jambret ganas yang beroperasi dan tumbuh disaat pekerja terima THR - (Foto by: Doc)

Waspada..!! Jambret Ganas Oprasi Musim THR

BAGANBATU Nasip apes di alami Tumini, perempuan paruh baya yang sehari-hari bekerja sebagai petugas Kebersihan Kecamatan Bagan Sinembah.


Bagaimana tidak, wanita paruh baya yang tinggal di Jalan Baru (Ring Road), Gang Family, Kepenghuluan Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, itu kini hanya terbaring lemah sambil menahan rasa sakit akibat luka yang di alaminya setelah menjadi korban aksi kejahatan jalanan jambret (Curat). 


Aksi penjambretan itu terjadi pada Selasa (28/5/19), sekitar pukul 14.30 Wib. Dimana kejadian itu bermula saat korban bersama dengan anaknya, Siti, yang hendak pulang kerumahnya setelah mengambil gajinya sebagai petugas kebersihan di Bagan Batu Kota, dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125.


Dan setibanya di jalan Lancang Kuning, tepatnya didepan Mushollah Al-Huda, tiba-tiba datang satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, warna merah yang di kemudikan seorang laki-laki dengan menggunakan Helm warna putih.


Dengan gerakan cepat, pelaku langsung menarik tas milik korban yang di letakkan pada jepitan kap tengah sepeda motor korban. Bahkan, akibat tarikan itu menyebabkan sepeda motor yang di naiki korban dan anak korban oleng tidak terkendali dan korban langsung terjatuh.


” Karena tarikannya kuat dan tasnya juga sempat sangkut, jadi kreta (sepeda motor,Red) saya oleng dan ibu langsung terjatuh, sementara tasnya langsung dibawa kabur sama pelaku,” kata Siti, saat dikonfirmasi awakmedia, di ruang IGD Puskesmas Bagan Batu. 


Bahkan, lanjut Siti lagi setelah kejadian dirinya justru meninggalkan ibunya yang terjatuh. “Saat itu saya cuma berusaha mengejar pelaku, makanya ibu saya tinggal saja.  Tapi saya tak berhasil mengejar,” kata Siti lagi. 


Siti melanjutkan , bahwa tas tersebut selain berisikan uang gaji juga ada dua unit HP.  Isi tas itu ada uang gajinya kedua orang tuanya,  gajinya (Siti,red) dan gaji kawan ibu.

“Jadi, kalau ditotalkan ada sekitar Rp 5,9 juta. Dan juga ada dua HP yakni merk Oppo dan Advan,” kata Siti. 


Dan atas kejadian itu, korban melaporkan kepada polisi guna pengusutan lebih lanjut lagi. Sementara itu belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian, hingga berita ini diterbitkan.(Andi.S)

Comments

comments

Check Also

Lion Of Justice: Klien Kita Terbebas Dari Jeratan Penuntut Umum

ROKANHILIR – Permohonan Kasasi Penuntut Umum (Jaksa) dan terdakwa M. Arifin Nst (30), tidak dapat …

-->