Home / Hot News / Camat Sakinah Semakin Geram, Tidak Taat Aturan Tindak Saja
Camat Bagan Sinembah Sakinah SSTP MSI memberi hormat saat pengibaran sangsaka merah putih - (poto by : istimewa)

Camat Sakinah Semakin Geram, Tidak Taat Aturan Tindak Saja

BAGANBATU Camat Bagan Sinembah, turut Bela Sungkawa atas meninggalnya Khairuddin Hasibuan (63), Warga Jalan Ikhlas, RT 01, RW 01, Kelurahan Bagan Batu Kota, Kecamatan Bagan Sinembah, sebab dari kejadian terpentalnya batu kerikil di Jalan depan Pajak Lama.

Kejadian seperti ini yang kerap di takuti terjadi dan bisa jadi korban, sehingga Camat Sakinah, bersama jajarannya di bantu oleh pihak Kepolisian dan Koramil 03/Bgs, kerap melakukan penertiban para pedagang di Pajak Lama, Bagan Batu Kota.

Saat dikonfirmasi awak media Camat Bagan Sinembah, Sakinah, S.STP. M.Si, ini sudah keberapa kalinya memakan korban dan kita tidak inggin lagi akan jatuh korban kembali.

“Ini udah keterlaluan, kemaren kita masih pakai perasaan, namun pedagang ini tetap degil (membandal,red). Mau tidak mau, kita akan melakukan tindakan tegas,” ungkap Camat Bagan Sinembah, Sakinah, kepada awak media Selasa (28/5/19).

Ditegaskan Sakinah, pihaknya akan menyiapkan truck untuk mengangkut paksa pedagang yang membandel. Ini sudah tidak bisa di tolerin lagi, ini sudah menjadi keputusan Final terhadap para pedagang Pajak Lama yang masih membandal.

“Mau dibilang kejam. Ya, terserah. Dari pada nambah korban lagi,” ketusnya.

Selain itu, Sakinah, juga meminta kepada pedagang untuk taat dengan aturan. “Perda sudah ada, taatilah, kalau tak mau, tinggal saja di hutan, biar pakai hukum rimba saja,” ungkapnya.

Warga Bagan Batu, Fengki, menurutnya Camat harus lebih tegas lagi. Jangan kasi ampun, padahal korbannya saat ini pedagang itu sendiri, seharusnya pedagang itu sadar.

Masih menurutnya, kerusakan jalan di Pajak Lama itu juga akibat limbah ikan yang dibuang pedagang ke badan jalan, sehingga jalan tersebut rusak secara perlahan akibat air yang terus menerus membasahi permukaan aspal.

“Itu jalan rusak kan karena limbah pedagang yang dibuang ke jalan, makanya rusak. Untuk menutupi lubang itu, ditimbun lah pakai batu, lantas batu yang di lindas truk itulah yang mengakibatkan korban jiwa, semua itu rangkaiannya akibat pedagang liar itu,” bebernya.

Dan saat disinggung Dinas-dinas terkait melalui salah satu grup WA tidak memberikan tanggapan sama sekali dalam permasalahan tersebut. Kebanyakan diantaranya memilih diam tanpa kata-kata.

Padahal, kalau di lihat dari situasi, untuk mengatasi kesemerawutan Pajak Lama itu menjadi tanggungjawab bersama, baik Satpol PP selaku penegak perda maupun Dinas Perhubungan yang mengelola parkir, demikian juga dengan Dinas Pasar dan terutama Dinas PUPR Rohil, melalui dana rutin perawatan.(Andi.S)

Comments

comments

Check Also

Jumlah Kematian Akibat Covid-19 Di Riau Meningkat, Meranti Nihil

MERANTI – Seiring meningkatnya kasus positif Corona Virus Disease 2019 di wilayah Provinsi Riau, yang …

-->