Home / Berita Riau / Tabung Gas Meledak Satu Keluarga Nyaris Tewas

Tabung Gas Meledak Satu Keluarga Nyaris Tewas

BELAWAN- (GOPesisir) –Hanya gara-gara tabung Gas 3Kg meledak satu keluarga terbakar di Jalan Marelan Pasar II, Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan.

Sebelum terbakar, satu keluarga yang dimaksud yaitu Rubiah, Reni, andari, dan Nanda warga Jalan Marelan Pasar II Barat Lingkungan II Gang Mawar III Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan ini sempat meminta tolong kepada warga.

Warga yang mengetahui hal itu langsung menyelamatkan para korban dengan cara memadamkan api dengan alat seadanya.

Kini, para korban sudah dievakuasi oleh Polsek Medan Labuhan dan membawanya ke Rumah sakit terdekat guna menjalani perawatan intensif.

Baca juga:

Baca:Preparation Induction IWO, Regent Sergai Acceptance Audience DPD IWO Sergai

“Korban (Rubiah) bersama anak-anaknya terbakar setelah tabung gas meledak dan mengenai masing-masing,” ujar Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto SIK menjawab GoSumut, Senin (26/11/2018).

Dijelaskannya, Ikhwal kejadian berawal dari tabung gas yang digunakan bocor.

“Jadi, saat tabung gas bocor, anak korban (Reni) keluar rumah meminta tolong kepada warga,” jelas mantan Kanit Tipiter Polda Sumut ini.

Mendengar jeritan tesebut, Rosyid menyebut, warga langsung masuk kedalam rumah.

“Saat warga mencoba membantu, sang pemilik rumah (Rubiah) sudah memasukan terlebih dahulu tabung gas kedalam ember dengan posisi terbalik dengan maksud tidak terjadi hal-hal yang diinginkan,” sebut Rosyid.

Baca Juga:

Baca:Bupati Sergai Peringati Hari Guru Nasional Tahun 2018

Akan tetapi, diterangkan Rosyid, tak berselang lama dari dalam rumah terdengar suara ledakan.

“Dari dalam rumah Rubiah ada suara ledakan. Diduga ledakan tersebut berasal dari tabung gas korban yang meledak dan mengeluarkan percikan api serta membakar dapur beserta anak-anaknya,” terang mantan Wakasetres Narkoba Polrestabes Medan ini.

Selanjutnya, kata Rosyid para korban yang menderita luka bakar dengan persentase 70% langsung di bawa Rumah sakit terdekat guna mendapatkan perawatan lanjut.

“Saat ini masing-masing korban tengah menjalani perawatan intensif. Sedangkan barang bukti berupa sebuah gas beserta selangnya sudah kita amankan ,” tandas Alumnus Akpol 2004 seraya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengunakan tabung gas. Hal itu guna mencegah kejadian yang tidak diingkan.

(Ameq)

Comments

comments

Check Also

Lamanya Jeritan Buruh di Lingga Pengusaha PHK Sepihak, Akhirnya Pemkab Bersuara

LINGGA – Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPSI) sangat menyesalkan kepada Pemkab Lingga terkhususnya Dinas …

-->