Home / Berita Riau / Ratusan Mahasiswa Coba Tolak Acara Yang Dinilai Menyimpang Dari Konteks Nama UIN
Para mahasiswa yang melakukan aksi penolakan kegiatan saat berjalan menuju kampus UIN Suska Riau - (poto by : dra)

Ratusan Mahasiswa Coba Tolak Acara Yang Dinilai Menyimpang Dari Konteks Nama UIN

RIAURatusan Mahasiswa Islam yang tergabung di dalam Aliansi Mahasiswa Islam UIN Suska Riau berkumpul di Masjid Al-Jami’ah untuk membubarkan acara “Cinta kasih Dalam Agama Budha” yang diadakan Oleh Bem UIN Suska Riau.

Tepat pada Kamis (15/11/18) sekira pukul 20.00 WIB, massa dari Aliansi Mahasiswa Islam Uin Suska Riau berjalan bersama-sama mengarah ke Sekretariat Bem UIN Suska Riau untuk mencegah acara itu berlangsung.

“Hingga tiba di sana massa yang berkumpul disambut oleh Bem UIN Suska Riau untuk di persilahkan Masuk ke dalam,” demikian kata Candra, saat dikonfirmasi awak media ini.

Baca Juga : Mahasiswa Uin Suska Riau Galang Dana Peduli Gempa & Tsunami Dongola & Palu

Selanjutanya, sipemilik nama Candra Irawan, sebagai korlap dari Massa menyampaikan pada Pihak Bem UIN Suska Riau. “Saya (Candra irawan,red) yang merupakan Ketua Aliansi ini ingin menyampaikan beberapa pesan dari rekan-rekan aliansi. Bahwa, kami menolak keras akan di adakannya acara “CINTA KASIH DALAM AGAMA BUDHA” yang mana ini mengandung sebuah paham yang sangat berbahaya terkhusus untuk mahasiswa Muslim pada umumnya,” ujar Candra.

Lanjutnya, UIN adalah Universitas Islam Negeri, kalau kita memahami artikulasi dari Islam, artinya kita adalah mayoritas, dan pasti kita menjadi pusat dari kegiatan UIN. Tapi nyatanya dengan seenaknya saja Bem UIN Suska Riau mengadakan acara itu yang dapat mencoreng nama baik UIN Suska Riau.

Baca Juga : 2 Hari Aksi Damai Mahasiswa dan Masyarakat, Inilah Hasil Kesepakatan Yang Disepakati Bupati Rohil

Selanjutnya, Presma UIN Suska Riau menjawab acara ini sah-sah saja, karena tujuannya agar kita dapat memahami betapa damainya, kasihnya agama budha. Dan ini bisa menjadi pemahaman atau perbandingan kita terhadap agama kita,” papar Yudi Utama.

Mendengar hal itu, lanjut Candra, massa aliansi semakin memanas karena seorang Presiden malah mengatakan itu baik dan mendukung acar tersebut di UIN Suska Riau.

Lalu selanjutnya, Ustad Dr. Erman Gani MA mengambil ahli bicara karena terjadi polemik atau suasana memanas. “Biar saja acara tetap berjalan, wong ada saya kok. saya jamin gak akan kenapa-napa dalam acara ini,” ujarnya.

Menanggapi rasa kekecewaan yang berasal dari Yudi Utama sebagai Presma Dan juga Ustad Sebagai Pemateri Baru. Masa aksi memberikan 3 pilihan yang kali ini di sampaikan oleh Candra selaku Ketua Aliansi, yaitu pilihannya:

1. Silahkan acara ini tetap berlangsung dengan catatan Pemateri Atas nama Drs Dharmaji Chowmas yang beragama budha dan mengisi materi “Cinta kasih dalam budha” untuk tidak berbicara dan ikut diskusi.

2. Silahkan Drs Dharmaji tetap mengisi Materi tetapi dengan catatan pihak Bem UIN Suska Riau mengadakannya di luar kampus UIN Suska Riau.

3. Silahkan acara tetap lanjut dengan dua pemateri. yaitu ustad Ermangani sebagai pengisi materi Islam Rahmatan lil alamin, dan juga Drs Dharmaji sebagai pengisi materi cinta kasih dalam agama budha.

Tetapi kami Dari aliansi Mahasiswa Islam UIN Suska undur diri untuk keluar dan membawa kekecewaan besar. Bahwa mempertahankan Aqidah Islam di kampus UIN Suska Riau ternyata sangat sulit.

Selanjutnya pihak BEM dan Ustad pun menjawab, yaitu mereka menyetujui untuk memilih pilihan no 3. Maka dengan itu artinya mereka memilih acara itu tetap lanjut dan tidak menghiraukan masa aliansi yang berjuang untuk Aqidah Islam.

Disela-sela Mahasiswa Aliansi keluar malah ada salah satu dari Anggota Bem UIN Suska Riau diduga yang dengan bangganya berkata. “Saya Islam Liberal, kalian mau apa?” papar Candra tiru ucapan dari kerumunan yang tidak tau siapa orangnya, yang didengar juga oleh rekan-rekan mahasiswa lainnya, dengan terheran.

Selanjutnya massa aliansi keluar dengan tertib dan sopan. Mereka bersama sama menuju kembali ke Masjid dengan membawa kekecewaan.

“Biarlah yang kita buat untuk mencegah acara itu gagal malam ini, tapi setidaknya kita sudah berupaya menyadarkan kawan kawan di BEM untuk tidak mengadakannya, terlepas dari pada itu semua maka biarlah menjadi urusan mereka dengan Allah SWT,” ucpanya.

Selanjutnya, massa aliansi pulang bersama-sama dan tetap dalam kondisi kekecewaan besar pada Bem UIN Suska Riau yang telah membuat acara Agama budha di kampus Islam UIN Suska Riau.**(dra)

Comments

comments

Check Also

Lamanya Jeritan Buruh di Lingga Pengusaha PHK Sepihak, Akhirnya Pemkab Bersuara

LINGGA – Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F-SPSI) sangat menyesalkan kepada Pemkab Lingga terkhususnya Dinas …

-->