Home / Sosial & Lingkungan / Terbakarnya Lahan Dekat Bandara Pinang Kampai di Dumai Belum Ganggu Jadwal Penerbangan
Upaya pemadaman lahan yang terbakar di Kota Dumai oleh tim gabungan.

Terbakarnya Lahan Dekat Bandara Pinang Kampai di Dumai Belum Ganggu Jadwal Penerbangan

DUMAI – Adanya lahan yang terbakar di dekat Bandara Pinang Kampai-Kota Dumai, Riau, sudah berlangsung selama tiga hari sampai saat ini. Meskipun demikian jadwal penerbangan belum mengalami gangguan.

Hal itu dikatakan Kepala Bandara Pinang Kampai, Catur Hargowo saat dihubungi GoRiau.com, Minggu (6/3/2016).

“Jadwal penerbangan masih normal. Hari ini saja sudah dua pesawat terbang yang berhasil mendarat (landing) tanpa adanya kendala, yaitu pukul 08.15 WIB dan pukul 08.25 WIB,” ungkap Catur.

Masih dikatakan Catur, asap akibat terbakarnya lahan saat ini terbawa oleh angin yang bergerak dari arah Utara menuju Selatan.

“Jadi asap belum berpengaruh besar dengan jadwal penerbangan disini (Bandara Pinang Kampai, red),” ulasnya. “Saat jadwal take off (terbang) nanti kita harap, tidak ada kendala, yaitu pukul 09.00 WIB dan pukul 11.00 WIB,” katanya lagi.

Sementara itu Kapolres Dumai, AKBP Suwoyo menjelaskan kepada GoRiau.com , saat ini masih dilakukan pemadaman lahan yang terbakar dekat Bandara Pinang Kampai.

“Tim gabungan masih terus mengupayakan pemadaman. Pagi ini, water bombing dilakukan menggunakan helikopter. Kita juga mengupayakan pemblokiran api, agar tidak mendekat ke arah bandara,” terangnya.

Sedangkan melalui pantauan satelit Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru-Riau, hari ini terpantau angin dengan kecepatan 9 km/jam sampai 27 km/jam, bergerak dari arah Utara hingga Timur.

“Untuk cuaca di Riau, pada umumnya cerah hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan tidak merata dan bersifat lokal diprakirakan terjadi di wilayah Riau bagian Tengah, Barat dan Selatan pada sore dan malam hari,” urai Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru-Riau, Sugarin.

Pagi ini, titik panas (hotspot) dengan level confidence diatas 70 persen, sehingga berpotensi menjadi titik api (firespot) ada 37 di Riau, yaitu di Kabupaten Bengkalis 14 titik, Kota Dumai 16 titik, Kepulauan Meranti 4 titik, Kabupaten Siak 2 titik dan Kabupaten Indragiri Hilir 1 titik. ***

goriau.com

Comments

comments

Check Also

Secara Diam-diam, Gubri Keluarkan Izin Lingkungan Pengembangan Riau Komplek PT RAPP

PEKAN BARU — Jikalahari bersama Pekan Tua Lestari (PATAR) menilai Gubernur Riau, Syamsuar dan Kepala Dinas …

-->