Home / Hot News / Pengadaan Lahan 2008, Farkhan: Kejari Rohil Masih Mencari Bukti Baru

Pengadaan Lahan 2008, Farkhan: Kejari Rohil Masih Mencari Bukti Baru

ROKANHILIR – Maraknya pernyatan di berberapa media yang membuat bingung masyarakat, akhirnya Humas Kejari Rohil angkat bicara terkait laporan kasus pengadaan lahan perkantoran Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tahun 2008 silam, yang di duga ada kerugian negara.

Farkhan Junaidi, selaku Humas dan Intelejen Kejari Rohil, dengan tegas tidak mengambil fusing atas pernyataan instansi yang beredar di beberapa media saat itu.

“Kita menghargai pernyataan itu, namun pihak Kejari Rohil masih mencari bukti baru, atau muatan bukti lainnya,” ujar Kajari Rohil, melalui Farkhan, sapaan akrab Humas Kejari Rohil, baru-baru ini diruang kerjanya.

Sampai saat ini, lanjut Farkhan, dirinya masih terus berupaya dan berharap bisa menemukan bukti baru atas perkara tersebut. Jika berujuk hasil penyelidikan sebelumnya, lanjutnya, pihak Kejari Rohil masih merangkum berbagai keterangan yang sudah di jilid rapi oleh penyidik sebelumnya.

“Bukti-bukti baru masih dicari, jika berdasarkan bukti-bukti yang ada sebelumnya diulas terus menerus, kita masih menghargai hasil penyelidikan sebelum-sebelumnya, sembari mencari bukti baru” kata Farkhan, sembari menunjukan berkas hasil pemeriksaan tersebut kepada awak media ini.

Saat ditanya awak media ini mengenai pernyataan Kepala Inspektorat di berbagai media yang mengatakan tidak adanya temuan hasil LHP Inspektorat terkait pembebasan lahan perkantoran masa itu.

“Kita gak ambil fusing mas,” ketus Farkhan, dengan singkat.

Sebelumnya, Kajari Rohil, M Zainuddin, di konfirmasi melalui Kasi Intel Rifqi SH, di dampingi Kasi Pidsus Rulli Afandi SH, Ahad (15/3/15) silam, membenarkan adanya laporan masyarakat atas dugaan korupsi ke pihaknya.

Saat ini, lanjut Rulli, pihak Kejari Rohil tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi untuk di dengarkan keterangannya.

“Kita masih rangka mintai keterangan para saksi-saksi, dan masih kita klarifikasi lebih mendalam,” jelas Rulli, seperti dilansir media lokal, saat itu.

Meski demikian, terangnya, Kejari Rohil sudah memiliki data-data serta dokumen dan melakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi, pihaknya belum bisa menetapkan siapapun sebagai tersangka.

“Karena, dalam situasi ini, pihak Kejari Rohil masih melihat situasi perkembangannya,” papar Rulli, kala itu.**

 

Laporan by: Gp3
Editor by: Mmd

Comments

comments

Check Also

Gunakan DD, Zamir Utamakan Kepentingan Masyarakat

LINGGA – Demi mewujudkan pelayanan kebutuhan transportasi masyarakat, Pemerintah Desa Pantai Harapan, Kecamatan Selayar, Kabupaten …

-->