Home / GO Polres News / Pangucap: Kasus Dana Hibah di Bengkalis Masih Terus di Proses

Pangucap: Kasus Dana Hibah di Bengkalis Masih Terus di Proses

RIUA – Kasus dugaan korupsi dana hibah Kabupaten Bengkalis Tahun 2012 masih terus bergulir. Hal tersebut di buktikan dengan adanya konfirmasi dari Kasubdit Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Riau.

Dit Reskrimsus, Pangucap Priyo Sugito, meminta kepada semua pihak untuk sabar menunggu karena kasus tersebut terus di proses.

“Harap sabar, dan menunggu perkembangannya ya,” kata Pangucap, Jum’at (8/11/19).

Saat di tanyakan seperti apa perkembangan terkini, mantan Kasatreskrim Polres Palu ini pun masih enggan memberikan keterangan lebih terperinci soal perkembangan kasus yang menimpa dua anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014.

Sebelumnya, Penyidik Polda Riau melakukan pelimpahan pasca peningkatan status ke tahap penyidikan pada April 2018 lalu. Penetapan tersangka, berdasarkan penyidikan baru oleh Polda Riau.

Hal itu, berdasarkan pengembangan perkara sebelumnya yang telah menjerat 8 orang sebagai pesakitan. Mereka juga telah dihadapkan ke persidangan dan dinyatakan bersalah.

Adapun para pesakitan yang telah di jebloskan ke penjara itu adalah, mantan Ketua DPRD Bengkalis, Jamal Abdillah, mantan anggota DPRD Bengkalis periode 2009-2014, Purboyo, Hidayat Tagor, Rismayeni dan Muhammad Tarmizi.

Selain itu, juga terdapat nama mantan Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh dan Azrafiani Aziz Rauf, selaku Kabag Keuangan Pemkab Bengkalis. Terakhir, Ketua DPRD Bengkalis periode 2014-2019, Heru Wahyudi.

Untuk diketahui, ditetapkannya dua tersangka ini dilakukan setelah Polisi melakukan pengembangan perkara yang telah menjerat delapan orang ke kursi pesakitan.

Berdasarkan fakta persidangan, di duga kedua tersangka ikut andil dalam kasus yang merugikan negara sebesar Rp. 31.3 Miliar.

Adapun delapan orang tersebut, telah dinyatakan bersalah oleh majelis hakim pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Selain para elit ini, ada pihak lainnya yang juga disebut menikmati dana hibah itu. Seperti, nama Bobby Sugara, disebut-sebut menjadi calo ribuan proposal dana hibah berinilai Rp. 272 Miliar.**

 

Laporan by: Rls/Red
Editor by: Mmd

Comments

comments

Check Also

FPII Riau: Penerapan Perlindungan Hukum Yang Patut di Contoh Oleh Polda di Seluruh Indonesia

RIAU – Keberhasilan Polda Sumut melalui Polres Labuhanbatu, yang telah mengungkap Pelaku Pembunuhan Dua (2) …

-->