Home / Sosial & Lingkungan / Sakit Tak Kunjung Sembuh, Ibu Muda di Gogok Meranti Akhiri Hidup dengan Memotong Nadi
internet

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Ibu Muda di Gogok Meranti Akhiri Hidup dengan Memotong Nadi

SELATPANJANG – Seorang ibu beranak satu, RY (20)Warga Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, mengakhiri hidupnya dengan memotong urat nadi tangan. RY diduga depresi akibat penyakit yang Ia derita tak kunjung sembuh.

informasi ini sebagaimana disampaikan Kades Gogok Sugianto, kepada GoRiau, Jumat (4/3/2016).

Kata Sugianto, RY mengakhiri hidupnya dengan memotong urat nadi tangan kiri pada hari Kamis (3/3/2016) lalu.

Diceritakan Sugianto, peristiwa ini pertama kali diketahui orang tua korban Man. Waktu itu, orang tua korban masuk ke rumah pada Kamis sore sekitar pukul 17.00 WIB. Saat masuk ke rumah itu, Man kaget karena menemukan anak semata wayangnya tergeletak di tempat tidur sudah tidak bernyawa. Di tangan kirinya terlihat luka sayatan yang mengeluarkan banyak darah.

Ditambahkan Sugianto, RY diduga depresi karena penyakit paru-paru yang Ia derita tak kunjung sembuh. Penyakit yang sejak 2014 diderita RY membuat tubuh korban menjadi sangat kurus.

“Kata dokter, paru-paru RY hanya berfungsi sebelah. Sakit yang dideritanya sejak 2014 itu membuat badannya sangat kurus,” ujar Sugianto kepada GoRiau.

“RY mempunyai anak satu usia sekitar 4 bulan. Dia berkali-kali dirawat di RSUD Dorak, sempat juga dibantu oksigen oleh salah satu perusahaan di sini,” tambah Sugianto lagi. ***

goriau.com

Comments

comments

Check Also

Segudang Pengalaman, Hery Mampu Jadikan Meranti Lebih Baik

MERANTI – Isu hoak dan black compaign (Kampanye hitam) dalam upaya menyerang lawan politik serta …

-->