Home / Sosial & Lingkungan / Ratusan Pemuda Riau Bergabung jadi Kader Bela Negara
proses pelantikan mahasiswa yang bergabung dalam program bela negara

Ratusan Pemuda Riau Bergabung jadi Kader Bela Negara

PEKANBARU – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Resimen Mahasiswa (Menwa) dari berbagai universitas di Riau, resmi tergabung dalam kegiatan Pemeliharaan kader bela negara, di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru.

Peresmian dibuka langsung oleh Komandan Lanud, Marsma TNI Henri Alfiandi, Rabu (24/2/2016), di gedung serba guna Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, yang juga dihadiri Kasrem 031/WB, Dirbinmas Polda Riau, Kasubditlingkim Ditbelanegara Pothan Kemhan, Kepala Badan Kesbangpol Riau dan Staf Skomen Indra Pahlawan.

“Kegiatan ini merupakan wahana untuk saling bertukar informasi dan menyamakan persepsi dalam upaya menumbuhkembangkan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda, serta menyiapkan kader bela negara di kalangan intelektual dalam rangka membangun sistem pertahanan negara yang tangguh,” sebut Henri.

Dengan membangun kesadaran bela negara, sambungnya, berarti membangun watak bangsa yang memiliki jati diri, kebanggaan dan kebangsaan Indonesia, yang dilandasi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta setia pada Pancasila sebagai Idiologi negara dan rela berkorban bagi bangsa dan negara.

“Sangat penting dan diperlukan untuk ditanamkan kepada para generasi muda bangsa ini. Tak hanya itu, bela negara sendiri sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh UUD 1945 dalam pasal 27 ayat 3 dan UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Jadi bela negara adalah kewajiban dan kehormatan bagi setiap warga negara,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin, Mayor Sus Rizwar melanjutkan, bahwa kegiatan bela negara berlangsung selama dua hari, yang diikuti oleh seratus peserta. “Terdiri dari 72 pria dan 28 wanita dari UIN Suska Riau, UIR, IPDN, Unilak dan UNISI Tembilahan,” singkatnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat berkunjung ke Pekanbaru mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar 200 juta orang gabung dalam program bela negara. “Target kita sampai 200 juta orang. Kalau sudah terlaksana, itu bakal menakutkan (pihak penganggu, red),” jawabnya. ***

goriau.com

Comments

comments

Check Also

Pemkab Pelalawan Larang Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Kepentingan Pilkada

PELALAWAN, Mediacenter – Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengeluarkan surat larangan penggunaan kendaraan dinas dan jabatan/operasional untuk …

-->