Home / Sosial & Lingkungan / 158 Ribu Jiwa Korban Banjir di Riau Rentan Terserang Penyakit
mentri sosial, khofifah indar parawansa meninjau korban banjir didesa kuala kampar

158 Ribu Jiwa Korban Banjir di Riau Rentan Terserang Penyakit

PEKANBARU – Banjir yang melanda 3 kabupaten di Provinsi Riau menyebabkan 158.708 jiwa rentan terserang penyakit. Jumlah tersebut didapat dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), dan Kabupaten Rokan Hulu yang wilayahnya diterjang banjir.

“Data yang kami himpun dari Diskes Kampar, Kuansing dan Rohul, totalnya ada 30 kecamatan yang dilanda banjir. Ada 41.396 keluarga atau sekitar 158.708 jiwa. Alhamdulillah bantuan untuk pengungsi dan korban banjir terus mengalir dari berbagai pihak,” ungkap Kadiskes Riau, Andra Sjafril, Kamis (18/2/2016) di Pekanbaru.

Berdasarkan data penyakit per tanggal 29 Januari sampai dengan 16 Februari 2016, korban banjir pada 3 kabupaten di Riau, sebagai berikut:

Kabupaten Kampar, korban banjir terserang ISPA sebanyak 121 jiwa, diare sebanyak 26 jiwa, kulit sebanyak 64 jiwa, leptospirosis nihil,dan penyakit lainnya sebanyak 14 jiwa. 12 Kecamatannya yang dilanda banjir dihuni sebanyak 27.636 KK atau 102.829 jiwa.

“Pengungsi bayi di Kampar nihil, diantaranya ada 544 pengungi balita, 15 pengungsi ibu hamil, 297 pengungsi lansia dan korban meninggalnya ada 4 orang,” jelasnya.

Sementara itu, Kabupaten Kuansing, korban banjir terjangkit ISPA nihil, diare sebanyak 170 jiwa, kulit sebanyak 860 jiwa, leptospirosis nihil, dan penyakit lainnya nihil. 11 kecamatannya yang dilanda banjir dihuni sebanyak 12.457 KK atau 49.828 jiwa.

Selanjutnya, Kabupaten Rokan Hulu, korban banjir terkena ISPA sebanyak 125 jiwa, diare sebanyak 29 jiwa, kulit sebanyak 94 jiwa, leptospirosis nihil dan penyakit lainnya nihil. 7 kecamatannya yang dilanda banjir dihuni sebanyak 1.303 KK atau 6.051 jiwa. ***

goriau.com

Comments

comments

Check Also

Diduga Menyebar Ujaran Kebencian, Ibrahim Ali Dilaporkan

PEKAN BARU – Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) organisasi sayap PDI Perjuangan, Selasa sang, 15 September …

-->